Friday, February 15, 2013

Lelaki

"Duduk sini Nak dekat pada bapak 
Jangan kau ganggu ibumu 
Turunlah lekas dari pangkuannya
 Engkau lelaki kelak sendiri"
Lyric: Iwan fals

merinding rasanya dengerin lagu ini,
ENGKAU LELAKI KELAK SENDIRI
kita sebagai lelaki akan berjalan sendiri, kita memang ditakdirkan untuk itu.

kita sendiri yang akan menentukan seperti apa masa depan kita,
kita sendiri yang akan menetukan untuk menjadi apa dan seberguna apa.
untuk seorang lelaki menngis adalah hal memalukan, meminta adalah sebuah keruntuhan harga diri.

dalam sebuah rumah tangga seorang ayah adalah benteng
benteng yang menjaga keluarganya dari serangan-serangan negatif diluar benteng.

   

 

Thursday, January 24, 2013

akhirnya sayapku sempurna... selamat datang bidadariku....

2 November 2013

Saat aku lanjut usia
Saat ragaku terasa tua
Tetaplah kau slalu di sini
Menemani aku bernyanyi
*Sheila On 7 - saat aku lanjut usia

itu adalah lagu yang sering aku nyanyikan saat bertelefon dengan mantan pacarku
"Riri Rahmayati Tasran"

pada hari ini 2 november 2012 di masjid dekat rumah orang tuanya aku resmi memutuskan mengehntikan status hubungan kami dari sebagai "PACAR"

dan langsung menggantinya dengan "SUAMI - ISTRI"
Alhamdulilah... kebahagiaan ini entah bagaimana harus aku gambarkan.
ini adalah momen terbesar dalam hidup akil baliq ku

Mulai saat ini kami telah menjadi 1, menjadi suami dan istri.

Rasanya baru kemarin kami ketemu, suka sukaan, lalu jalan bareng, nonton di 21, traveling bareng, aku lamar, dan sekarang kami NIKAH. :D

dengan niat yang tulus dan ikhlas dan saling menerima apa adanya kami menyatukan tekad untuk setia sehidup semati. menjadi halal secara agama dan menjadi sah secara hukum.

InsyaAllah hanya maut yang akan memisahkan kami.
Jika suatu saat nanti kami berselisih, maka kami harus mengingat ini "sebesar apapun masalahnya tidak ada yang salah dan yang benar karna kita adalah 1".

Aminn.....

Thursday, September 6, 2012

Melangkah selangkah kebelakang, bukan untuk mundur tapi untuk maju lebih jauh

Alhamdulilah....
hari ini aku mengambil salah satu keputusan besar dalam hidup yang sudah kurencanakan sebelumnya,
merubah sedikit live mapping yang sudah kubuat, yaitu kembali kebangku kuliah.
bukan sebagai mahasiswa Magister (S2) tapi kembali sebagai mahasiswa Sarjana (S1),
Bismillahirrahmanirrahim... aku putuskan untuk kembali kuliah mengambil jurusan Teknik Sipil.

Beberapa Alasan yang menyebabkan aku kembali menjalani kuliah Teknik Sipil:
  1. Jauh ketika aku masih kecil, sifat asliku adalah seorang yang suka bongkar pasang dan suka sekali dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat alam memperbaiki mainan dan alat-alat elektronik dirumah walaupun kebanyakan tidak bisa kupasang lagi dengan sempurna dan berakhir menjadi lebih rusak. :D
  2. Allah memang maha adil, aku adalah orang yang sangat menyukai kegiatan yang berhubungan dengan Air seperti Snorkling, Menyelam, Arung Jeram, Membuat Kolam, memelihara ikan dan kura-kura dan banyak lagi, dan setelah kusadari Allah membukan jalanku untuk bekerja di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementeria Pekerjaan Umum.
  3. Aku ingin memiliki sesuatu yang bisa kuhasilkan dan kutunjukkan pada keturunanku nanti, alangkah bagahagianya jika suatu hari nanti anakku berkata.. liat tuh irigasi ayah...!!
  4. Ilmu Teknik Sipil adalah Ilmu yang sangat terpakai di Kementerian Pekerjaan Umum dan aku sangat menyukai bidang yang berhubungan dengan pekerjaan lapangan.
  5. Dengan menjadi sarjana Teknik Sipil, langkahku akan tidak terbatas dalam berkarir di PU dan menjadi lebih bermanfaat bagi Negara dan Bangsa Indonesia.
Itulah diatara beberapa alasan aku mengambil kuliah Teknik Sipil dan akupun memilih kuliah di Universitas Medan Area. Universitas ini memiliki Akreditas B sampai dengan bulan september 2017.
Dengan berbagai pertimbangan lain selain kualitas universitas yang memang aku utamakan adalah Lokasi kampus yang bersih dan Jarak kampus yang tidak terlalu jauh dari kantor tempatku bekerja.

ya... langkah sudah diambil. aku akan berusaha untuk konsisten.
dari gelar sarjanaku di Administrasi Niaga ada 27 SKS yang bisa diGunakan dan selebihnya ada 121 SK lagi yang harus aku kejar dengan Target 3 tahun.

Ya Allah... permudahlah jalanku dan cukupi energi dan materiku untuk menjalani kuliah ini.
Amin,....

Wednesday, August 29, 2012

Singapore Juli 2012

Akhirnya punya kesempatan datang kenegara ini.
Salah satu target tahun ini kembali terpenuhi. setelah Malaysia, Kamboja dan thailand akhirnya aku dapat keempatan kesini.

Awalnya aku dapat Tugas kantor ke batam, di Batam menginap di Amir Bay hotel dibelakang hotel ini persis
ada sebuah Pelabuhan langsung kesingapura.Namanya Harbour Bay... Dari Harbour Bay Ke Singapre dikenakan Biaya sekitar 340rb untuk tiket Pulang dan Pergi Ke singapore menggunakan Fast Boat.

Kondisi FastBoat sangat nyaman bersih dan BerAc.
Proses pemuatan penumpang pun berjalan dengan rapih dan tertib.

Tujuan utama saya datang kesingapore hanya untuk jalan-jalan dan mengambil beberapa gambar. Maklumlah... singapore adalah kota yang mahal dan kurang bersahabat dengan kantong saya. Jadi target saya cuma Ingin mengambil beberapa foto didepan Merlion sebagai Icon singapura dan menempelkan Stempel Imigrasi Singapura ke Paspor saya.
entah saya lagi beruntung atau lagi sial...
untuk pertama kalinya saya kesingapura ternyata Patung Merlion Park sedang dalam tahap renovasi.
Lumayan gondok dan akhirnya saya hanya foto-foto diseekitar patung tersebut.

Saat meminangmu....

Alhamdulillah... akhirnya aku sampai pada tahp kehidupan ini. tak terasa....
rasanya baru beberapa minggu yang lalu masuk Al-zaytun (sekolahku MTS/SMP dan MA/SMA) trus tiba-tiba udah enam tahun dan sudah harus memasuki tahap kuliah...
rasanya baru beberapa hari yang lalu akumelewati masa penerimaan mahasiswa baru di Universitas padjadjaran...
rasanya baru kemarin aku dipindahin kerja kemedan..
 semuanya bagaikan angin...  berlalu dan tibalah malam ini.

Malam ini aku membawa ayah dan ibuku beserta beberapa saudara dekatku untuk menemui kedua orang tuamu. Bersilaturahmi dan meminangmu....
Ibuku masih tak percaya, rasanya baru kemarin aku berumur 12 tahun dan melepasku kepersantren dan sekarang aku udah pulang dengan umur hampir 27 tahun dan bersiap untuk membawakannya satu lagi calon menantu setelah kakaku membawa suaminya kekeluarga kami

Ayahku seperti biasa dengan perawakan tenang mendukung penuh seluruh langkah hidup yang aku ambil. dengan penuh kebijaksanaan beliau cuma bilang, pastikan itu memang pilihan hidupmu... karna selamanya kau akan bersamanya.

Bismillahirahmanirrahimm.....
kami berangkat kerumahmu untuk melamarmu

dan seperti biasa...
semuanya berlalu begitu saja. dengan lancar dan dengan penuh khidmad.


Orangtuamu menerima lamaran yang kuajukan melalui kedua orangtuku.
tanggalpun ditentukan dan kedua keluarga bersepakan hari baik itu akan dilaksanakan seminggu setelah Idul Adha. seperti ketika nabi Muhammad SAW menikahi Aisyah tepat dihari Jum'at pertama setelah Idul Adha. Tanggal tersebut adalah 3 November 2012.

Semoga saatnya nanti tiba Hari pernikahan kita akan berjalan lancar dan penuh dengan kebahagiaan.
 Aminnn......

Sunday, August 26, 2012

Pada Akhirnya semua akan biasa saja


Beginilah ternyata hidup.... ternyata setelah kita menjalaninya semua akan menjadi biasa saja. tidak ada yang terlalu berat, tidak ada yang terlalu sukar semua hanya paradikma kita ketika akan menghadapinya.

Friday, August 3, 2012

Saat Mati Lampu


Ntah bagaimana ceritanya sampai istilah mati lampu lebih populer dari pada mati listik. Itu menggambarkan betapa kita tergantungnya sama yg namanya lampu, Bayangkan! Bagaimana jika thomas alfa edison ga sempat menemukan lampu? Ga sulit sih jawabnya, pasti ada org lain yg segera menemukannya :). Waktu gw masih kecil, kalo tiba2x mati lampu... Biasanya ayah suka kasih ceramah pendek yg cukup bisa bikin kita anak2x tobat beberapa minggu. Biasanya gini ceramahnya: Fan, matikan coba senternya trus matikan semua lilin dan lampu minyak tanahnya. Bayangkan, beginilah nanti kita didalam kubur. Cuma keadannya lebih sempit. Waktu udah besar gini, kalo mati lampu boro2x kita mikirin bagaimana didalam kubur nanti. Yang kepikiran sama kita cuma, cepet donk idupp... Batre bb udah mau abis nih... Ya... Begitulah hidup...